Rabu, 27 Januari 2016

Lihat yang dilakukan Anak ini membuat Syeikh terkejut


Mata adalah jendela dunia. Tanpanya, hidup terasa tak sempurna. Sedih dan mengeluh itu pasti terjadi pada sebagian manusia yang kehilangan penglihatannya. Tapi tidak dengan anak kecil tunanetra dari Mesir ini. Ia adalah salah satu hamba Allah yang ikhlash atas ketetapanNya.

Penyiar TV Arab Saudi Al-Wathan mewancarai anak istimewa ini. Seorang anak laki-laki tunanetra penghafal Al-Quran dari Mesir yang berusia 11 tahun.

Kamis, 21 Januari 2016

Pemikiran KHAWARIJ atau TAKFIRI Akan Membawa Kepada Penumpahan Darah Kaum Muslimin


Suara hatiku buat saudara - saudaraku Aswaja

Bismillah

Aku pernah bersama para Kiyayimu,
Aku terlahir dari kalangan Nu
Aku besar juga dikalangan Nu.
Namun aku pernah tersesat jauh kelembah takfiri jihadis.
Ketika aku dalam selimut gelapnya takfiri.....
NU adalah musuhku
Muhamadiyah adalah musuhku...
Salafi adalah musuh besarku......
NKRI adalah musuhku.....
Alhamdulillah....embun hidayah...telah memadamkan api takfiri di dadaku....
Cahaya sunnah....telah menerangi gelapnya syubhat jihadis di rongga di hatiku.
Jalan yang terbentang di hadapanku kini ..... adalah jalannya ulama kita yang terdahulu.

Orang terdahulu dalam Islam,....

Senin, 18 Januari 2016

Dzikir sebelum tidur

Menyegerakan bertaubat

Adab adab penuntut Ilmu

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada Rasulullah,amma ba’du. Para pembaca yang budiman, menuntut ilmu agama adalah sebuah tugas yang sangat mulia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang dikehendaki baik oleh Allah maka Allah akan pahamkan dia dalam hal agamanya.” (HR. Bukhari) Oleh sebab itu sudah semestinya kita berupaya sebaik-baiknya dalam menimba ilmu yang mulia ini. Nah, untuk bisa meraih apa yang kita idam-idamkan ini tentunya ada adab-adab yang harus diperhatikan agar ilmu yang kita peroleh membuahkan barakah, menebarkan rahmah dan bukannya malah menebarkan fitnah atau justru menyulut api hizbiyah. Wallaahul musta’aan.
ADAB PERTAMA
Mengikhlaskan Niat untuk Allah ‘azza wa jalla
Yaitu dengan menujukan aktivitas menuntut ilmu yang dilakukannya untuk mengharapkan wajah Allah dan negeri akhirat, sebab Allah telah mendorong dan memotivasi untuk itu. Allahta’ala berfirman yang artinya, “Maka ketahuilah, sesungguhnya tidak ada sesembahan yang hak selain Allah dan minta ampunlah atas dosa-dosamu.” (QS. Muhammad: 19). Pujian terhadap para ulama di dalam al-Qur’an juga sudah sangat ma’ruf. Apabila Allah memuji atau memerintahkan sesuatu maka sesuatu itu bernilai ibadah.